Blog Details

Mengenal TKDN dari Manfaat, Sertifikasi, dan Cara Mendapatkannya

Kupas Tuntas Mini-Kompetisi Jasa Konstruksi di E-Katalog V6 Bersama Ekspert Kementerian PUPR

Kupas Tuntas Mini-Kompetisi Jasa Konstruksi di E-Katalog V6 Bersama Ekspert Kementerian PUPR

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana ketatnya persaingan pengadaan proyek pemerintah di era digital saat ini? Memasuki tahun 2026, aturan main pengadaan jasa konstruksi kembali bergeser secara signifikan seiring diluncurkannya E-Katalog Versi 6[cite: 2]. Bagi para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja, hingga pelaku usaha konstruksi [cite: 23, 25, 26], memahami mekanisme baru seperti metode mini-kompetisi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan agar proyek tidak mandek atau memicu risiko hukum di kemudian hari[cite: 8, 9].

Jangan sampai Anda salah langkah! Simak strategi krusial implementasi E-Purchasing konstruksi langsung dari pakarnya agar transisi kerja Anda berjalan taktis, efektif, dan sepenuhnya akuntabel[cite: 2, 10].

Pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah saat ini terus didorong untuk semakin transparan, efisien, dan berbasis digital[cite: 5]. Salah satu instrumen utama yang digunakan adalah Katalog Elektronik sebagai sarana pelaksanaan E-Purchasing, sebagaimana diatur dalam Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2021[cite: 6]. Seiring dengan perkembangan kebutuhan dan percepatan transformasi digital, penyelenggaraan platform ini mengalami pembaruan proses bisnis melalui Keputusan Kepala LKPP Nomor 177 Tahun 2024[cite: 7]. Regulasi ini disesuaikan agar mekanisme pengelolaan dan pelaksanaan E-Purchasing jauh lebih adaptif terhadap kebutuhan pengadaan, termasuk untuk pekerjaan konstruksi[cite: 7].

Metode Baru yang Lebih Kompetitif: Mini-Kompetisi

Dalam perkembangannya, pelaksanaan E-Purchasing pada Katalog Elektronik V6 turut menghadirkan metode yang lebih kompetitif, salah satunya melalui skema mini-kompetisi sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025[cite: 8]. Khusus untuk pekerjaan konstruksi, mini-kompetisi ini memungkinkan perbandingan penawaran dari dua atau lebih penyedia dalam katalog untuk memperoleh harga terbaik dengan tetap memperhatikan aspek teknis serta kualifikasi[cite: 8].

Perubahan regulasi yang dinamis ini menuntut pemahaman yang lebih komprehensif bagi para pelaku pengadaan, baik dari sisi mekanisme, tahapan, maupun strategi pelaksanaannya langsung di dalam aplikasi[cite: 9]. Tanpa mitigasi risiko dan strategi negosiasi yang matang, proses pengadaan terancam mengalami kendala administratif[cite: 10, 20].

Hadirkan Solusi Praktis Melalui Webinar Eksklusif

Menjawab tantangan tersebut, Alatan Indonesia menyelenggarakan webinar eksklusif bertajuk "Implementasi E-Purchasing Pekerjaan Konstruksi melalui E-Katalog Versi 6"[cite: 1, 2]. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman praktis dan terkini agar pelaksanaan pengadaan Anda berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan terbaru[cite: 10].

Beberapa topik materi penting yang akan dikuasai oleh peserta antara lain:

  • Dasar hukum dan ketentuan regulasi landasan hukum E-Purchasing Konstruksi[cite: 33].
  • Tahap krusial perencanaan dan persiapan sebelum memulai transaksi di E-Katalog[cite: 35].
  • Strategi pemilihan metode cara menentukan metode E-Purchasing yang paling tepat[cite: 36].
  • Tahapan proses negosiasi dan mini-kompetisi pekerjaan konstruksi[cite: 37, 38].
  • Penyusunan kontrak dan manajemen risiko pekerjaan konstruksi[cite: 39, 40].

Acara ini menghadirkan narasumber otoritatif langsung dari regulator, yaitu Fani Dhuha, S.T., M.Sc. (Kepala Subdirektorat Advokasi dan Facilitasi Pengadaan Jasa Konstruksi, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian PUPR)[cite: 47, 48].

Detail Pelaksanaan & Fasilitas Peserta

Webinar interaktif ini akan dilaksanakan secara daring melalui platform virtual pada[cite: 44]:

  • Hari / Tanggal: Kamis, 21 Mei 2026 [cite: 3, 42]
  • Waktu: 10.00 - 12.00 WIB (Setara 2 JP) [cite: 3, 43]
  • Platform: Online via Zoom [cite: 44]

Peserta yang mendaftar akan mendapatkan berbagai benefit spesial, seperti sesi konsultasi langsung/bedah kasus via chat dengan narasumber ahli, kesempatan networking eksklusif antar-instansi/perusahaan, E-Sertifikat Resmi, soft file materi lengkap, hingga akses rekaman webinar.

Pilihan Investasi Pendaftaran:

  • HTM Reguler: Rp99.000
  • Early Bird: Rp79.000 (Terbatas untuk 20 orang tercepat)
  • Paket Daftar Berdua: Rp169.000

Jangan sampai ketinggalan dalam memperbarui kompetensi pengadaan Anda di tahun ini. Kuota peserta terbatas!

Link Pendaftaran Resmi:

👉 bit.ly/E-PurchasingKonstruksi

0 Comments

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *