Oleh: Alatan Asasta Indonesia
Keputusan Kepala LKPP Nomor 177 Tahun 2024 kini menjadi standar baru yang mengubah total cara Anda melakukan E-Purchasing konstruksi. Pejabat Pembuat Komitmen kini memiliki alat yang lebih kuat untuk memastikan transparansi tanpa harus terbebani tumpukan dokumen fisik yang tidak efisien. Dengan E-Katalog V.6, kecepatan proses bukan lagi sekadar impian melainkan kebutuhan teknis yang wajib dikuasai sekarang. Anda berkesempatan meningkatkan akuntabilitas setiap proyek melalui integrasi data yang lebih presisi dan terukur. Langkah awal untuk menguasai efisiensi ini dimulai dengan memahami perubahan regulasi yang sedang berjalan agar eksekusi di lapangan tetap akuntabel.
Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah saat ini terus didorong untuk semakin transparan, efisien, dan berbasis digital. Katalog Elektronik kini menjadi instrumen utama dalam pelaksanaan E-Purchasing untuk memastikan proses berjalan lebih cepat dan terdokumentasi dengan baik. Memasuki tahun 2026, tantangan bagi para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan semakin nyata seiring dengan pembaruan sistem yang masif.
Implementasi pengadaan secara elektronik di tahun 2026 berpijak pada beberapa aturan krusial yang saling mengunci:
Banyak pelaku pengadaan masih menghadapi kendala teknis saat berhadapan dengan E-Katalog Versi 6. Salah satu titik krusial adalah penerapan metode mini kompetisi yang diatur dalam Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025. Metode ini memungkinkan perbandingan penawaran dari dua atau lebih penyedia untuk memperoleh harga terbaik dengan tetap memperhatikan aspek teknis serta kualifikasi.
Ketidaktahuan terhadap alur baru ini berisiko memunculkan kesalahan dalam penyusunan kontrak serta manajemen risiko. Pejabat pengadaan dituntut tidak hanya sekadar bisa mengoperasikan sistem, tetapi juga harus memiliki kemampuan manajerial dalam mengantisipasi risiko pekerjaan konstruksi dalam ekosistem digital.
Alatan Asasta Indonesia hadir sebagai perusahaan ahli bisnis pemerintah untuk membantu Anda menjawab tantangan tersebut melalui webinar eksklusif. Webinar ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai:
Webinar ini menghadirkan narasumber otoritas di bidangnya, yaitu Fani Dhuha, S.T., M.Sc. Beliau merupakan Kepala Subdirektorat Advokasi dan Fasilitasi Pengadaan Jasa Konstruksi di Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian PUPR. Pengalaman beliau akan memberikan Anda wawasan mendalam dari perspektif regulator maupun pelaksana teknis.
Selain materi premium, Anda akan mendapatkan berbagai manfaat tambahan: Kegiatan akan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada: Hari, Tanggal: Kamis, 21 Mei 2026 Waktu: 10.00 hingga 12.00 WIB Durasi: 2 Jam Pelajaran (2 JP) Segera amankan slot Anda melalui tautan pendaftaran berikut:Transisi Mulus ke E-Katalog V.6: Mengoptimalkan Strategi Pengadaan Konstruksi
Daftar Isi
Landasan Hukum dan Regulasi Terbaru 2026
Tantangan Baru: Mekanisme Mini Kompetisi dan Risiko Kontrak
Solusi Strategis: Apa yang Akan Anda Kuasai?
Belajar Langsung dari Pakar Konstruksi PUPR
Informasi Pendaftaran dan Investasi
Biaya Investasi:
0 Comments